Di daun yang ikut mengalir lembut
terbawa sungai ke ujung mata
dan aku mulai takut terbawa cinta
menghirup rindu yang sesakan dada
jalanku hampa dan kusentuh dia
terasa hangat oh di dalam hati
ku pegang erat dan kuhalangi waktu
tak urung jua ku lihatnya pergi
tak pernah ku ragu dan selalu ku ingat
kelingan matamu dan sentuhan hangat
ku saat itu takut mencari makna
tumbuhkan rasa yang sesakan dada
kau datang dan pergi o begitu saja
semua ku terima apa adanya
mata terpejam dan hati menggumam
di ruang rindu kita bertemu
Tuesday, December 12, 2006
Ruang Rindu...(MasyaAllah...Tu me mangue beacoup)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment